Kerangka Acuan Kegiatan

Kampanye #Ngertiiklim dengan Momentum Peringatan Hari Habitat dan Hari Kota Sedunia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

 

A. Latar Belakang

Tentang Koaksi Indonesia

Coaction Indonesia, atau Koaksi Indonesia dalam bahasa Indonesia, adalah sebuah organisasi nirlaba yang berperan sebagai simpul jejaring dan simpul pembelajaran ide-ide inovatif untuk berkontribusi pada program-program pembangunan berkelanjutan di seluruh nusantara. Koaksi ini bekerja sama dengan multi-pihak, dari pemerintah, sektor swasta, lembaga riset dan pendidikan, organisasi masyarakat sipil, komunitas, dan para penggerak muda untuk memberikan solusi dan aksi konkrit dalam rangka percepatan pengembangan energi terbarukan.

Di sektor energi terbarukan, Koaksi menyasar pada sektor ketenagalistrikan, akses energi yang terjangkau di daerah-daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dengan bentuk-bentuk intervensi yang dapat mempercepat pengembangan energi terbarukan. Intervensi yang dilakukan Koaksi Indonesia fokus pada kampanye dan advokasi, peningkatan kapasitas, dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu Koaksi Indonesia juga mendorong transisi energi, inovasi-inovasi, transportasi berkelanjutan dan pangan sebagai manfaat dari energi terbarukan.

Saat ini, yang dikerjakan Koaksi untuk energi berkelanjutan adalah mengawal aspek keberlanjutan dalam industri biodiesel Indonesia, transisi energi dari energi berbasis fosil ke energi terbarukan, membuat toolkit inventarisasi gas rumah kaca di sektor energi dan limbah untuk mendukung target pencapaian NDC (Nationally Determined Contribution) Indonesia pada komitmen global yang sudah dibuat, dan mendorong kampanye green jobs sebagai pintu masuk dukungan anak muda pada energi terbarukan dengan tagar #EnergiMuda. Tambahan lagi, Koaksi juga tengah mendorong efisiensi energi dan penggunaan energi terbarukan pada sektor transportasi untuk mendukung transportasi publik yang inklusif, efektif, dan rendah emisi.

 

Tentang Hari Habitat dan Hari Kota Dunia

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingati Hari Habitat Sedunia (HHD) setiap hari Senin di minggu pertama bulan Oktober dan pada tahun ini jatuh pada tanggal 4 Oktober 2021. Hari habitat diperingati sebagai bentuk refleksi terhadap kondisi habitat manusia saat ini dan juga memberikan hak dasar seluruh manusia agar memiliki tempat tinggal yang layak. Bersamaan dengan itu, kota sebagai tempat tujuan urbanisasi perlu dilihat kembali pembangunan dan tata kelolanya agar tetap dapat menjadi layak bagi kehidupan manusia dan diperingati setiap tanggal 31 Oktober sebagai Hari Kota Sedunia (HKD). Pada tahun ini, PBB mengusung tema mempercepat aksi perkotaan untuk dunia bebas karbon. Hal ini tentunya berkaitan dengan perubahan iklim yang dipicu oleh emisi karbon dari berbagai sektor seperti energi, transportasi, bangunan, limbah dan lain sebagainya. Indonesia, melalui Kementerian PUPR mengajak komunitas ikut serta dalam aksinya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memitigasi perubahan iklim.

Momentum ini merupakan semangat yang perlu diikuti oleh Koaksi Indonesia serta sejalan dengan Kampanye Ngerti Iklim yang memiliki visi membangun literasi khususnya anak muda mengenai iklim dan aksinya. Koaksi Indonesia melihat bahwa ada peluang dari pengguna kendaraan umum di Jakarta yaitu Transjakarta sebanyak 840 ribu orang/ hari, KCI sebanyak 900 ribu orang/hari, dan MRT 85 ribu orang/hari untuk ikut mengkampanyekan aksi nyata di sektor sustainable transport. Tentunya dari kegiatan aksi bersama berbagai komunitas diharapkan dapat membangkitkan kesadaran masyarakat mengenai kota yang bebas karbon. Selain itu juga mendorong aksi-aksi yang dapat dilakukan individu maupun komunitas untuk berkontribusi melalui konten yang dapat dipublikasikan pada media sosial.

 

B. Tujuan Kegiatan

Dalam momentum HHD dan HKD tahun ini, Koaksi Indonesia turut mengkampanyekan Ngerti Iklim melalui gerakan #langkahhariini dengan tujuan penyadartahuan publik mengenai ekosistem kendaraan berkelanjutan dengan memanfaatkan infrastruktur dan fasilitas publik. Ngerti Iklim memberikan contoh praktik-praktik baik pada penggunaan kendaraan umum sebagai bentuk #langkahhariini, mengapresiasi masyarakat yang telah menjadi bagian pengurangan emisi karbon dan mengajak banyak masyarakat untuk ikut serta dalam gerakan tersebut. Hal ini merupakan satu kesempatan yang baik untuk Ngerti Iklim dan Koaksi Indonesia dalam mendapat dukungan masyarakat dalam menciptakan demand terhadap percepatan transisi energi utamanya sektor transportasi. Selain itu akan terciptanya percakapan terkait Ngerti Iklim baik secara ofline, media massa ataupun digital dan juga eksposure dari Kementerian PUPR melalui konten yang akan diserbarluaskan melalui akun Instagram Kementerian/Lembaga terkait dan Google Ads.

 

Untuk mendukung upaya ini, kami membutuhkan vendor videographer dalam membuat 1 video aksi berdurasi 1 menit yang akan dipublikasikan pada media sosial Kementerian PUPR dan Koaksi Indonesia. Selain itu konten yang telah diproduksi oleh vendor akan diperluas jangkauannya melalui Google Ads dan juga beberapa gimmick give away berupa saldo uang elektronik dalam peningkatan pengunjung video yang akan dilakukan oleh tim internal Koaksi Indonesia.

 

C. Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan kolaborasi ini dilakukan dalam kurun waktu 4-20 Oktober 2021 dengan tempat menyesuaikan kebutuhan konten.

 

D. Tujuan Pembuatan Video

Dalam memproduksi video aksi ini terdapat beberapa tujuan yang hendak dicapai yang merupakan indikator dasar pembuatan video:

  1. Sebagai media informasi yang ringan dan sederhana dan mampu memotivasi masyarakat untuk ikut aksi #AyoDietKarbon dan #LangkahHariIni
  2. Sebagai media informasi ringkas dengan durasi 1 menit dapat menunjukan praktik baik aksi-aksi pengurangan karbon khususnya di perkotaan

E. Timeline Kegiatan

Pagu Anggaran jasa konsultan ini sebesar Rp. 10.000.000, – (Sepuluh Juta Rupiah).  Belum termasuk pajak.

Pagu Anggaran jasa konsultan ini sebesar Rp. 10.000.000, – (Sepuluh Juta Rupiah).  Belum termasuk pajak.

 

F. Mekanisme Pengajuan Penawaran

Koaksi Indonesia akan menyampaikan dokumen Kerangka Acuan Kerja ini sebagai pedoman awal

Jasa konsultansi videographer akan diminta untuk mengirimkan:

Surat Penawaran Ketertarikan Project/Quotation

CV dan/atau portofolio yang relevan

Kedua dokumen tersebut dikirimkan melalui surat elektronik kepada secretariat@coaction.id dengan mencantumkan subjek: Videographer #Ngerti Iklim

Tenggat waktu pengajuan adalah Selasa, 12 Oktober 2021

Tim Pengadaan Yayasan Koaksi Indonesia akan melakukan penilaian dari aplikasi yang masuk, mengadakan penjajakan, dan wawancara

Tim Pengadaan Yayasan Koaksi Indonesia akan mengirimkan informasi untuk pembicaraan lebih lanjut dan persetujuan kontrak kerja sama bagi kandidat terpilih

Tim Pengadaan Yayasan Koaksi Indonesia akan memberitahukan keputusan final kepada seluruh peserta yang mengajukan aplikasi