Green Job Bakal Booming di Indonesia, Ini Alasannya

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Isu perubahan iklim telah menjadi diskusi hangat selama beberapa dekade dan dianggap semakin penting seiring makin banyaknya bencana serta cuaca ekstrem. Tak mengherankan, sektor-sektor seperti energi terbarukan, lingkungan dan kehutanan tumbuh pesat dan menciptakan lapangan kerja baru dan kebutuhan sumber daya manusia yang terus meningkat. Bahkan CEO Google dan Alphabet Sundar Pichai mengumumkan tahun…

5 Alasan Green Job Akan Diminati di Indonesia

Jakarta: Banyak yang belum mengenal apa itu green job. Secara sederhana, peneliti Coaction Indonesia, Siti Koiromah, mengatakan green job memiliki lima tujuan. Pertama melindungi dan memulihkan ekosistem; kedua meningkatkan efisiensi energi dan bahan baku; ketiga meminimalkan limbah dari proses produksi dan polusi yang dihasilkan; keempat membatasi emisi gas rumah kaca; dan kelima mendukung adaptasi terhadap perubahan iklim. Dari berbagai…

Komitmen dan PR Mewujudkan Transisi Energi

Jakarta, Gatra.com – Komitmen Pemerintah Indonesia beralih dari energi kotor ke energi terbarukan, di antaranya tidak lagi membangun PLTU serta mempensiunkan pembangkit tersebut demi mengatasi perubahan iklim merupakan kebijakan positif dan merupakan pekerjaan rumah (PR) besar yang harus diwujudkan. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, mengatakan, kebijakan energi terbarukan dengan porsi…

3M Meningkatkan Kehidupan & Membangun Komunitas Berkelanjutan melalui Investasi Sosial di Indonesia

Jakarta – 3M Indonesia mengumumkan kolaborasinya bersama Coaction Indonesia, sebuah organisasi nirlaba yang berkontribusi pada program pembangunan berkelanjutan, melalui  kampanye #LangkahHariIni: Zero Waste Lifestyle. Kampanye ini bertujuan untuk mendorong karyawan 3M Indonesia dan masyarakat umum untuk menerapkan Zero Waste Lifestyle atau Gaya Hidup Tanpa Sampah, sebuah gerakan untuk mengurangi limbah makanan sebagai bagian dari cara…

IESR: Perlu Percepatan Regulasi Untuk Dongkrak Bauran Energi

IESR nilai perlu percepatan regulasi untuk dongkrak bauran energi. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Komitmen pemerintah Indonesia untuk transisi energi dan mengatasi dampak perubahan iklim sudah cukup positif. Namun, masih banyak pekerjaan rumah untuk mencapai tujuan itu. Komitmen saja tidak cukup, butuh kerja nyata agar transisi energi terwujud. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby…

PR Besar RI Beralih ke Energi Ramah Lingkungan

Jakarta – Komitmen pemerintah Indonesia untuk transisi energi dan mengatasi dampak perubahan iklim sudah cukup positif. Namun, masih banyak pekerjaan rumah untuk mencapai tujuan itu. Komitmen saja tidak cukup, butuh kerja nyata agar transisi energi terwujud. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan pembicaraan mengenai transisi energi dari energi kotor ke…

Sederet PR Wujudkan Transisi Energi Terbarukan

VIVA – Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform Fabby Tumiwa mengatakan,  pembicaraan mengenai transisi energi dari energi kotor ke energi terbarukan mulai naik daun pada 2021, sehingga mempengaruhi beberapa kebijakan. Antara lain, pemerintah mengumumkan rencana mencapai dekarbonisasi pada 2060, tidak ada lagi pembangunan PLTU, dan rencana mempensiunkan dini PLTU. Kemudian, pemerintah menetapkan porsi energi terbarukan lebih besar dari fosil dalam RUPTL 2021-2030. “Jadi memang harus…

Menakar Pekerjaan Rumah untuk Wujudkan Transisi Energi

JAKARTA – Komitmen pemerintah Indonesia untuk transisi energi dan mengatasi dampak perubahan iklim sudah cukup positif. Namun, masih banyak pekerjaan rumah untuk mencapai tujuan itu. Komitmen saja tidak cukup, butuh kerja nyata agar transisi energi terwujud. Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, pembicaraan mengenai transisi energi dari energi kotor ke…

Pemerintah Butuh Upaya Lebih Keras Wujudkan Transisi Energi

Jakarta: Komitmen pemerintah Indonesia untuk melakukan transisi energi dalam upaya mengatasi dampak perubahan iklim dinilai sudah cukup positif. Namun, masih banyak pekerjaan rumah untuk mencapai tujuan itu. “Komitmen saja tidak cukup, butuh kerja nyata agar transisi energi terwujud,” kata Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa melalui keterangan tertulis, Selasa, 28 Desember 2021. Pemerintah mengumumkan rencana…

Regulasi Hingga Pembiayaan, PR Besar Pemerintah Dorong Transisi Energi

Regulasi menjadi salah satu faktor penghambat pengembangan energi baru terbarukan yang dibutuhkan untuk transisi energi.

Komitmen pemerintah Indonesia dalam mendorong transisi energi dan mengatasi dampak perubahan iklim dinilai sudah cukup positif. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk mencapai tujuan tersebut.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan tambahan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan (EBT) sebesar 14.000 megawatt (MW) untuk mencapai target bauran sebesar 23% pada 2025.