Koaksi Indonesia | 20 January 2022

Per tahun 2019, melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019, pemerintah dengan ambisius memasang target untuk meningkatkan pasar kendaraan listrik/electric vehicle (EV) di Indonesia. Begitu pula dengan industri biodiesel yang senantiasa didorong oleh pemerintah melalui kebijakan mandatori biodiesel sejak tahun 2014. Kendaraan listrik dengan baterai berbasis nikel dan biodiesel yang diolah dari minyak sawit ini memiliki potensi yang sangat besar di Indonesia.

Sejak tahun 2018, Koaksi Indonesia telah aktif melakukan riset dan advokasi terkait dengan biodiesel dan transisi energi yang sarat tantangan dan peluang dalam pelaksanaanya. Dalam laporan ringkas ini, kami melakukan studi mengenai urgensi transisi energi di sektor transportasi, kebijakan yang telah diberlakukan oleh pemerintah, hingga kesenjangan implementasi untuk sektor transportasi yang berkelanjutan. Beberapa poin kunci dari laporan ini untuk mencapai sektor transportasi yang berkelanjutan antara lain perlunya komitmen mendorong transisi energi dalam mendukung transportasi bersih, pentingnya standar berkelanjutan bahan bakar nabati dan industri baterai EV serta komitmen pemerintah dalam akselerasi program EV dan menciptakan ekosistem EV.

Menuju Sektor Transportasi yang Lebih Bersih: Kebijakan Biofuel dan Kendaraan Listrik Indonesia
Menuju Sektor Transportasi yang Lebih Bersih: Kebijakan Biofuel dan Kendaraan Listrik Indonesia