Green Jobs Membarui Rezeki, Energi, dan Negeri

Green Jobs pada dasarnya adalah pekerjaan sekaligus peluang semua orang untuk mendulang rezeki sembari membaharukan energi untuk menyelamatkan Bumi. Namun, disinilah letak masalahnya. Kita kerap terjebak dalam paradigma sesat bahwa perubahan iklim merupakan efek global, sehingga hanya mereka yang punya kekuatan besar bisa menghentikan dan mengatasi dampaknya. Siapa itu? Jawabannya bisa saja pemerintah, bahkan ada yang…

Pemanfaatan Biogas dari Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Sebagai Pemasok Listrik Daerah, Mungkinkah?

Ilustrasi / Koaksi Indonesia Dalam industri pengolahan sawit, aktivitas yang dilakukan adalah ekstraksi minyak sawit kasar dari Tandan Buah Segar (TBS). Sehingga, produk utama yang dihasilkan adalah minyak sawit kasar (Crude Palm Oil; CPO) dan minyak inti sawit (Palm Kernel Oil; PKO). Ditinjau dari neraca material umum proses pengolahan sawit, akan diperoleh produk utama sebesar…

Pentingnya Membangun Pusat Riset Energi Nasional

Ilustrasi/ Koaksi Indonesia Dalam sebuah negara energi merupakan sektor yang penting dalam mendorong suatu produktivitas masyarakat dan perekonomian nasional. Sektor energi juga memiliki peran dan kontribusi untuk mengatasi permasalahan kemiskinan karena dengan adanya akses listrik maka akan menjadi pendukung terhadap faktor-faktor ekonomi. Namun pada era saat ini penggunaan energi harus berkelanjutan, bersih dan terbarukan, karena…

Meningkatkan Ambisi Target Nationally Determined Contribution (NDC) Melalui Percepatan Energi Terbarukan

Penulis: Rivani (UIN Syarif Hidayatullah) Ilustrasi: Photo by Science in HD on Unsplash Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dalam Dokumen Nationally Determined Contribution (NDC). Upaya-upaya apa saja yang dilakukan untuk mencapai komitmen itu? Energi terbarukan menjadi sebuah keharusan dan kebutuhan di Indonesia. Berkurangnya pasokan energi konsumsi per kapita Indonesia yang berada…

Toolkit Inventarisasi Gas Rumah Kaca: Bekal Kurangi Emisi

Perubahan iklim menjadi ancaman dan perhatian global, tidak terkecuali bagi Indonesia. Sebagai bentuk langkah konkret, Indonesia telah meratifikasi kerangka kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk perubahan iklim atau United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) 1992 melalui Undang-Undang No.6 Tahun 1994 tentang Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Perubahan Iklim. Sebagai salah satu dari 197 anggota yang tergabung, Indonesia mendapat amanat untuk mengurangi emisi dan melakukan inventarisasi gas rumah kaca (GRK).

Perkembangan Kebijakan Energi dan Kedudukan Energi Terbarukan di Indonesia Saat Ini

Penulis: Randika Anwar, dan Adhi Triatmojo/Coaction Indonesia Editor: Yessi Febrianty/Coaction Indonesia Dengan meningkatnya kebutuhan energi untuk pembangunan nasional, tahun 1981 pemerintah menerbitkan Kebijakan Umum Bidang Energi agar pengelolaan energi Indonesia dapat dikelola menjadi lebih baik. Namun, kebijakan energi nasional yang telah dikeluarkan pada saat itu masih belum menghasilkan perubahan untuk mencapai kondisi dimana sektor energi…

Mengenal Sisi Teknis D-100: Kualitas Produk dan Potensi Kedepan

Penulis: Ridwan Arif, Knowledge Management Coordinator/Coaction Indonesia Editor: Yessi Febrianty/Coaction Indonesia Belum lama ini Pertamina berhasil memproduksi D-100 di kilang Dumai di Riau sebagai kelanjutan pengembangan produksi bahan bakar hijau. Produk D-100 ini berbahan baku minyak sawit yang menghasilkan produk green diesel atau diesel hijau. Setelah beberapa kali uji coba telah dilakukan, hingga produksi D-100…