Mengolah Sampah Jadi Listrik Melimpah

Mengolah Sampah Jadi Listrik Melimpah

Sampah seringkali dijadikan sumber masalah dan dianggap tidak memiliki manfaat oleh masyarakat. Namun siapa sangka sampah yang kita hasilkan sehari-hari berpotensi sebagai sumber energi yang menghasilkan listrik dan gas yang pastinya memberikan manfaat dan lebih terjangkau. Potensi listrik dari limbah pertanian, peternakan dan sampah kota mencapai lebih dari 32 GW. Saat ini Indonesia memiliki 9 pembangkit listrik yang berasal dari bioenergi dan biogas rumah tangga serta komunal di 17 lokasi.

Terdapat pula tungku sehat hemat energi yang menjadi percontohan di tiga provinsi seperti DIY, Jawa Tengah dan Nusa Tenggara Timur. PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah) bermanfaat tidak hanya sebagai pembangkit listrik, namun juga bermanfaat untuk menjaga kebersihan lingkungan karena sampah-sampah tersebut kemudian akan dikumpulkan dan dimanfaatkan agar tidak dibiarkan berserakan serta pemanfaatan PLTS juga bermanfaat untuk mengurangi emisi gas karbon. Saat ini terdapat tujuh kota yang dijadikan pilot project untuk PLTS yakni di Jakarta, Tangerang, Bandung, Semarang, Surakarta, Surabaya dan Makassar. Salah satu PLTS yang berhasil dikembangkan di Indonesia adalah PLTS Benowo di Surabaya. PLTS Benowo yang menampung sampah masyarakat Surabaya yang mampu memasok listrik sebesar 11 MW.

Jenis sampah yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi antara lain jerami, ampas tebu, kotoran dari hewan ternak, unggas hingga kotoran manusia. Pemanfaatan bioenergi yang berbasis sampah telah dimanfaatkan oleh pengelola pasar di Yogyakarta. Pasar buah Gemah Ripah di Yogyakarta mampu menghasilkan sampah buah busuk sebanyak 10 ton setiap harinya.. Sebagian dari sampah-sampah tersebut tentu tidak dibuang  melainkan digiling hingga berubah menjadi bentuk cair.

Kemudian dari bentuk cair tersebut dimasukkan dalam mesin digester atau mesin pengurai. Mesin pengurai tidak dapat ditembus oleh oksigen sehingga bakteri dalam buah busuk akan mengurai dan menghasilkan gas metana yang keluar dari pipa-pipa tertutup. Gas metana yang dihasilkan akan menggerakkan generator yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan lampu jalanan serta dapat dimanfaatkan pula untuk menyalakan kompor gas. Inilah yang disebut dari sampah, jadi berkah!

 

shares